Kenali dan Cegah Luka Psikologis pada Anak, MIN 2 Tanjungbalai Terima Edukasi dari Puskesmas Semula Jadi

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanjungbalai menerima kunjungan dari Puskesmas Semula Jadi dalam rangka memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali dan mencegah luka psikologis pada anak, Kamis (17/09/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di pentas seni MIN 2 Tanjungbalai tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian warga madrasah terhadap kesehatan mental dan emosional peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, tim Puskesmas Semula Jadi memberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan kondisi emosional dan psikologis anak sejak dini. Edukasi ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara madrasah dan tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Petugas kesehatan Puskesmas Semula Jadi, Aisyah Nuraini, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa luka psikologis dapat berkaitan dengan pengalaman yang membuat anak merasa sedih, takut, tertekan, tidak dihargai, atau tidak aman. Pengalaman tersebut perlu mendapatkan perhatian karena dapat memengaruhi kondisi emosional, perilaku, hubungan sosial, kepercayaan diri, hingga semangat anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Oleh karena itu, perubahan perilaku dan emosi pada anak perlu disikapi dengan perhatian dan komunikasi yang baik. Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman, mendengarkan anak, serta membangun komunikasi yang membuat mereka merasa dihargai dan didukung.

Pendekatan yang penuh empati menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Anak membutuhkan lingkungan yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengekspresikan perasaan dan menceritakan pengalaman yang dialami tanpa merasa takut ataupun tertekan.

Edukasi dari Puskesmas Semula Jadi juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang bebas dari kekerasan, perundungan, serta berbagai tindakan yang dapat menyakiti fisik maupun perasaan peserta didik. Lingkungan pendidikan yang aman diharapkan mampu membuat siswa merasa nyaman dalam belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi dirinya.

Dalam hal ini, guru memiliki peran penting sebagai salah satu sosok yang dapat memberikan rasa aman kepada peserta didik selama berada di madrasah. Komunikasi yang positif antara guru dan siswa diharapkan dapat membuka ruang bagi anak untuk menyampaikan perasaan maupun permasalahan yang mereka hadapi.

Tidak hanya guru, para peserta didik juga diajak untuk ikut menciptakan lingkungan madrasah yang nyaman dengan membiasakan sikap saling menghargai, menyayangi, membantu, dan menjaga perasaan teman. Mereka diingatkan untuk menghindari perilaku mengejek, merendahkan, mengucilkan, ataupun tindakan lain yang dapat menyakiti teman.

Melalui pembiasaan tersebut, nilai empati, kepedulian, persahabatan, dan saling menghormati diharapkan semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari peserta didik, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Kepala MIN 2 Tanjungbalai menyambut baik edukasi yang diberikan oleh Puskesmas Semula Jadi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan bagi warga madrasah mengenai pentingnya memberikan perhatian terhadap kesehatan psikologis dan emosional peserta didik.

“Pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana kita menciptakan lingkungan yang membuat anak merasa aman, nyaman, dihargai, dan mendapatkan dukungan untuk berkembang. Melalui edukasi ini, kami berharap seluruh warga madrasah semakin peduli terhadap kondisi dan perasaan anak,” ujarnya.

Ia juga berharap para guru dapat terus membangun komunikasi yang positif dengan peserta didik serta lebih peka terhadap perubahan yang terlihat dalam keseharian siswa. Dengan komunikasi dan pendampingan yang baik, madrasah diharapkan dapat membantu menciptakan suasana belajar yang semakin ramah dan mendukung perkembangan anak.

Kerja sama dengan Puskesmas Semula Jadi juga diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi dan pembinaan kesehatan bagi warga madrasah. Sinergi antara lembaga pendidikan dan tenaga kesehatan dinilai penting dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, MIN 2 Tanjungbalai menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari perundungan serta kekerasan. Kepedulian terhadap kesehatan mental dan emosional menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan peserta didik di samping peningkatan kemampuan akademik dan pembentukan karakter.

Dengan adanya edukasi mengenai luka psikologis pada anak, diharapkan kesadaran seluruh warga madrasah semakin meningkat untuk saling menjaga, menghargai, dan memberikan dukungan satu sama lain. Sinergi antara MIN 2 Tanjungbalai dan Puskesmas Semula Jadi menjadi langkah positif dalam mendukung tumbuhnya peserta didik yang sehat, percaya diri, berkarakter, serta mampu berkembang secara optimal.